Beranda DAERAH PMKRI Kota Ambon : Stop Provokasi dan Isu Sara DI NKRI

PMKRI Kota Ambon : Stop Provokasi dan Isu Sara DI NKRI

284
BERBAGI

Ambon,Kabardaerah.com – Atas nama PMKRI Cabang Ambon saya Abner Holago selaku Presidium Gerakan Kemasyarakatan Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia Cabang Ambon sekaligus putra Asli Papua.

Saya menilai isi ceramah Ustaz Fadlan Garamatan yang viral di media sosial itu dinilai telah menghina dan merendahkan harkat dan martabat orang Papua, sehingga meminta pihak berwajib untuk melakukan proses hukum terhadap yang bersangkutan. karena cemarahnya menimbulkan keresahan, dan kami minta polisi segera memprosesnya sesuai hukum yang berlaku,

“Isi ceramah Ustaz Fadlan dalam video itu bohong, menghina dan menghasut serta merendahkan martabat orang Papua,” ujar Abner

Abner mengatakan, berdasarkan pengamatannya, pernyataan Ustaz Fadlan dalam video ceramah telah memenuhi unsur melanggar Pasal 27 ayat 3 juncto UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.

Kita perlu tanya pada diri kita sendiri apa agenda terselubung yang dibawa oleh saudara kita ustadz fadlan ini. Apakah dia dipakai oleh kelompok Islam ekstrim untuk mengacaukan kerukunan hidup orang papua ?

Karena itu kita jangan diam. Pihak keamanan Polda Papua jangan diam. Jangan menganggap remeh masalah ini. Saya berharap agar polisi segera bertindak. Cari dimana ustadz ini berada dan proses dia secara hukum. Dia harus mempertanggung jawabkan omongannya didepan hukum. Saudara saudara masyarakat papua, baik yang Kristen maupun Muslim harap tidak terprovokasi dengan omongan ustadz satu ini.

Kita harap polisilah yang bertindak pada orang ini. Hubungan kekeluargaan dan kekerabatan kita tetap kita jaga dan pertahankan sepanjang masa . Banyak ustadz muslim papua yang masih berpandangan moderat dan pluralis sampai saat ini. Pernyataan ustadz fadlan tidak hanya menyakiti hati papua Kristen, tetapi papua muslim pun turut tersakiti. Karena relasi kehidupan sosial budaya kita tetap satu.

Agama lebih pada urusan pribadi secara vertikal dengan Tuhan sang pencipta.
Ustadz Fadlan Garametan hanya seorang diri . Pandangan ustadz ini pun tidak merepresenasi komunitas muslim papua. Mungkin ustadz ini punya agenda sendiri menghancurkan sistem kekerabatan kita yang selama terpelihara baik. Semoga tidak terkoyak sedikitpun oleh ulah orang yang tidak bertanggung jawab atas eksistensinya sebagai manusia papua.

Sebenarnya apa sih isi ceramah dari Ustaz Fadlan yang dinilai telah menghina orang papua.
Berikut Cerama Ustaz Fadlan
“27 tahun berdakwah di Irian. Awal 78 saya hijrah ke Makassar. di saat itu banyak orang mencurigai bukan seorang muslim dari irian.

Setelah saya pulang dari Irian, bagaimana mengubah keadaan, tidak ada jalan lain, jalan satu-satunya untuk kita mengubah dengan dakwah harus langsung menyentuh ke masyarakat pedalaman.
Karena orang-orang di pedalaman Irian itu semua, hampir dikasih bodoh oleh misionaris-misionaris yang datang ke sana. sehingga saya mencoba untuk melakukan dakwah dengan I dengan peta untuk wilayah pegunungan. Wilayah Asmat, wilayah sungai. Saya bisa menggunakan teori menggunakan sabun mandi.

Kenapa saya menggunakan sabun mandi? karena saudara-saudara kita di pegunungan itu, di sungai-sungai itu, di lembah-lembah itu, diajarkan oleh misionaris tidak boleh mandi menggunakan air bersih. Mereka boleh mandi tapi menggunakan lemak babi.

Daging babinya dia bakar, dia tampung sesudah itu mereka habis makan itu daging babi, mereka berpesta, setelah itu menggosok tubuh badannya dengan minyak atau lemak babi.
Yang disampaikan misionaris adalah, itu untuk mengusir nyamuk dan membuat tubuh badan hangat.”

loading...