Beranda DAERAH Pertamina MOR VIII Gelar Gatering Bersama Jurnalis Maluku-Malut Papua-Papua Barat Di Kota...

Pertamina MOR VIII Gelar Gatering Bersama Jurnalis Maluku-Malut Papua-Papua Barat Di Kota Malang.

38
BERBAGI

AMBON,Kabardaerah.com – Pertamina MOR VIII Wilayah Maluku-Papua gelar Gathering dengan tema Galla Dinner Media Communication and Relations tahun 2018 yang dipusatkan di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur terhitung dari 26-28 Januari.

Dalam kegiatan Gathering kali ini, jurnalis Maluku-Maluku Utara dan Papua-Papua Barat diboyong ikuti kegiatan dalam rangka menjalin silaturahmi bersama media.

Senior Supervisor Commucation and Relations MOR VIII Wilayah Maluku-Papua PT. Pertamina Persero, Fahrogy Sumampow mewakili Unit Manager Communication and CSR MOR VIII PT Pertamina Maluku-Papua selaku penyelenggara mengatakan sangat mengedepankan mitra atau hubungan dengan media, karena pers menjadi penentu informasi apa saja yang masuk lewat masyarakat sehingga MOR VIII PT. Pertamina Maluku-Papua dapat mengetahui informasi yang update.

“Pertamina sebagai lokomotif perekonomian bangsa, sebagai elemen yang sangat seksi untuk dilihat, sangat menarik untuk diberitakan sepak terjangnya dari hulu sampai hilir. Oleh karena itu kami butuh peran dan support media agar pertamina dijaga oleh Pemerintah sebagai BUMN. Karena Pertamina milik seluruh bangsa Indonesia,”jelasnya saat membuka Gathering di Atria Hotel, Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (26/1).

Sebagai perusahan milik negara, Pertamina diberi keleluasaan melaksanakan aksi korporasinya. “42 orang ikuti kegiatan gathering ini dan kita juga hari ini akan mengunjungi TBBM Malang untuk melihat wilayah pemasaran khususnya secara mendalam di TBBM. Kami mengucapkan terimakasih atas partisipasi dalam kegiatan gathering ini,”tuturnya

Sementara External Communication Manager PT. Pertamina Persero, Arya Dwi Paramita mengatakan Gathering bersama awak media ini adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh PT. Pertamina wilayah untuk lebih dekat bersama media. “Dengan kegiatan ini diharapkan teman-teman media selalu dekat dekat dengan kita (Pertamina) untuk menginfokan ke kita jika ada temukan informasi-informasi yang berkaitan dengan Pertamina di lapangan,”jelasnya usai memberikan materi tentang seputar bisnis PT. Pertamina Persero

Apalagi kata Arya, ada banyak hal terkait pengawasan di lapangan yang dibutuhkan Pertamina melalui masyarakat, konsumen termasuk media. “Lewat kegiatan ini kita bisa jadi nyambung antara Jakarta (Pusat) dengan Ambon (Maluku), Maluku Utara, Papua-Papua Barat, semuanya lah. Intinya seperti itu,”kesannya

Menyinggung terkait peluang PT. Pertamina di Blok Masela nantinya, Arya mengaku belum bisa berbicara banyak. “Kalau soal Blok Masela saya belum bisa berkomentar banyak, karena harus update dulu perkembangan,”akunya.

Dalam kesempatan tersebut, Arya memaparkan proses bisnis Pertamina dimulai dari hulu hingga hilir, dari eksplorasi hingga eksploitasi yang selanjutnya di salurkan ke TBBM.

Dinelaskanya, Pertamina adalah perusahan negara murni 100 persen. Sehingga yang dilakukan Pertamina murni untuk negara. Pertamina saat ini adalah perusahan energi bukan Migas lagi.

Selain minyak, Pertamina juga jajaki energi yakni energi panas bumi yang dijadikan energi listrik. “Jadi tidak hanya minyak dan gas saja tapi juga energi,”katanya

Sejauh ini PT. Pertamina miliki 7 kilang yang tersebar di beberapa wilayah di Indonesia dengan jumlah produksi sebanyak satu juta barel. PT. Pertamina juga berencana naikkan jumlah produksi jadi 2 juta barel melalui pembangunan kilang di beberapa titik lain. “Sumber energi ada dimana-mana tapi tidak semudah dulu. Tapi harus dilakukan pengembangan baru,”terangnya.

Saat ini, terdapat sebanyak 6.826 SPBU di Indonesia. Dimana untuk program BBM Satu Harga dikawasan 3T, Indonesia Timur menjadi kawasan terbanyak realisasinya yang pada tahun 2017 sebanyak 20 SPBU Satu Harga dan di tahun 2018 ini direncanakan 14 titik yang akan diresmikan. Targernya sampai tahun 2019, 150 SPBU satu harga di wilayah 3T bisa direalisasikan di Indonesia.

Pertamina juga kata Arya lebih jauh menjangkau mancanegara tepat pada 16 negara bukan hanya di dalam negeri saja. “Jadi bukan dalam kandang saja,”ucapnya.

Usai meeting di Atria Hotel, peserta Media Gathering mengunjungi TBBM Malang dan Museum Angkut Batu, Kota Malang.

Kunjungi Gunung Bromo

Titik awal pelaksanaan kegiatan, jurnalis dimanjakan dengan mengunjungi lokasi wisata Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo.

Sejak pukul 01.00 WIB dini hari Jumat (26/1), rombongan sudah bertolak dari Bromo Park Hotel menuju lokasi Gunung Bromo.

Namun sayangnya, akibat cuaca yang cukup ekstrem, sehingga agenda menyaksikan sunrise (matahari terbit) dari Pananjakan Gunung Bromo tidak berjalan sesuai rencana karena kabut menyelimuti area sekitar kawasan gunung Bromo.

Direncanakan kegiatan Gathering bakal dilanjutkan Sabtu (27/1) dengan agenda Shooping Ole-Ole Khas Daerah Malang Raya, Wisata Petik Apel, Outbond di Batu, Rafting di Batu dan dilanjutkan Galla Dinner pada malamnya sebelum kembali ke Kota masing-masing pada Minggu (28/1). (RUZ).

======

Warga Diingatkan Lapor Penjualan BBM Satu Harga Yang Tidak Sesuai Ketentuan

AMBON-External Communication Manager PT. Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita mengingatkan kepada warga selaku konsumen BBM Satu Harga pada wilayah-wilayah 3T untuk segera melaporkan ke pihak PT. Pertamina terdekat jika temukan ada SPBU BBM Satu Harga menjual BBM melebihi harga yang ditentukan.

” Kalau ditemukan yang seperti itu segera dilaporkan kepada pihak Pertamina setempat untuk ditindaklanjuti. Jangan dibiarkan kalau harga penjualannya melebihi dari yang ditetapkan,”pesan Arya saat berikan pemaparan materi seputar Bisnis PT. Pertamina (Persero) dalam kegiatan Media Gathering bersama awak media Maluku-Malut dan Papua-Papua Barat di Hotel Atria, Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, Jumat (26/1).

Pesan tersebut diiingatkan mengingat program BBM Satu Harga merupakan salah satu program Pemerintah melalui Pertamina untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan BBM di kawasan 3 T.

“Program BBM satu harga ini tujuannya untuk bisa membantu masyarakat Makanya ini perlu dinikmati dengan baik,”jelasnya.

Tanun lalu kata dia, secara nasional 55 titik BBM Satu Harga telah diresmikan termasuk dua diantaranya di Maluku yakni di Kecamatan Latu, Kabupaten SBB dari 55 titik di seluruh Indonesia.

Sementara untuk tahun 2018, di Maluku akan ditambahkan dua titik lagi yakni di Kecamatan Air Buaya, Kabupaten Buru dan Kecamatan Aru Utara Kabupaten Kepulauan Aru. Begitupun dengan Papua-Papua Barat dan Maluku Utara tahun ini juga ada penambahan.

Sementara Senior Supervisor Communication dan Relation MOR VIII PT. Pertamina (Persero) Maluku-Papua, Fahrougi Sumampouw kepada wartawan menyatakan bukan hanya masalah harga saja, akan tetapi penjualan BBM pada SPBU Satu Harga yang berlebihan terlebih dengan menggunakan cerigen yang banyak tanpa adanya pemberitahuan dari Pertamina pun harus dilaporkan juga.

“Kalau mereka (pihak SPBU) jual kepada pembeli dengan jumlah cerigen sedikit itu tidak masalah. Takutnya jangan sampai banyak (jumlah cerigen), karena bisa terindikasi penimbunan minyak, maka itu harus dilaporkan agar diproses. Sebab BBM satu harga tidak diperuntukan seperti itu,”tandasnya.