Beranda DAERAH Pembangunan 3000 Rumah Hampir Rampung

Pembangunan 3000 Rumah Hampir Rampung

214
BERBAGI

Pembangunan 3000 rumah di Maluku, oleh Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat Provinsi Maluku, kini telah mencapi 80 persen.

Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Rakyat Provinsi Maluku, Kasrul Selang mengaku, saat ini pekerjaan tersebut telah mencapai 80 persen sembari mengharapkan bulan depan seluruh pekerjaan tersebut rampung 100 persen.

“Sudah 80 persen pembangunannya, kita upayakan bulan depan lagi sudah rampung 100 persen,” kata Selang saat di wewancarai di ruangannya, 30/10/2017.

Menurutnya, pembangunan yang telah mencapai 80 persen tersebut di sembilan daerah yakni Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kota Ambon, Kota Tual, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Seram Bagian Barat (SBB), Kabupaten Buru, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Kabupaten Maluku Tenggara (Malra).

“Sisanya yang Kabupaten Kepulauan Aru dan Maluku Barat Daya (MBD) itu kan, diberikan bantuan tersebut lantaran pemerintah setempat telah mendapatkan DAK untuk menangani masalah ini. Kita juga dianggarkan hanya 3000 rumah di Maluku, tetapi melalui adanya pendampingan, ada tambahan 400 rumah sehingga anggaran yang ada kita buat bukan untuk 3000 rumah tetapi 3400 rumah sesuai pendataan,” jelasnya.

Di sisi lain, pada bulan oktober ini pun, pihaknya telah melakukan verifikasi data untuk pembangunan unit rumah layak huni tahun 2018.

“Bulan ini juga kita sudah mulai lakukan pendataan untuk pembangunan unit rumah layak huni 2018,” tegasnya.
Sebelumnya, Dipastikan Oktober 2017 mendatang, Pemprov Maluku akan menyelesaikan 3000 unit rumah layak huni di sembilan kabupaten/kota.

Menurut Selang, dinas yang dipimpinnya saat ini baru saja menyelesaikan verifikasi rumah yang akan dikerjakan di sembilan kabupaten/kota, yakni Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Kabupaten Maluku Tenggara Barat (MTB), Kabupaten Maluku Tenggara (Malra), Kabupaten Buru, Kabupaten Buru Selatan (Bursel), Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Kota Tual dan Kota Ambon.

Hasil verifikasi data, masing-masing kabupaten/kota mendapatkan jatah 300 unit rumah, kecuali Kabupaten Malteng yang mendapatkan kurang lebih 450 unit rumah layak huni.

“Sudah habis verifikasi, ada beberapa lokasi yang sudah jalan kontrak-nya dan akan mulai tahap pertama. Rata-rata 300 rumah di sembilan kabupaten/kota, minus Kabupaten MBD dan Kepulauan Aru. Hanya untuk Kabupaten Malteng yang 450 rumah. Diharuskan Oktober sudah selesai,” jelas Selang.

Dikatakan, pembangunan rumah layak huni ini mendapatkan anggaran dari APBN, dan satu unit rumah mendapatkan Rp 15 juta. Selanjutnya untuk tahap pertama ada 50 persen dari kebutuhan material yang akan diberikan kepada calon penerima di sembilan kabupaten/kota tersebut.

“Tahap pertama itu, 50 persen dari kebutuhan materialnya akan diberikan kepada para calon penerima di sembilan kabupaten/kota. Penganggarannya dari APBN, minimal 1 rumah Rp. 15 Juta,” kata Selang.

Selain itu menurut Selang, Oktober 2017 mendatang juga akan dilakukan verifikasi untuk rumah layak huni tahun 2018, karena diperkirakan 2018 ada peningkatan, dimana jumlahnya naik mencapai 5000 unit.

“Oktober kita sudah harus verifikasi untuk tahun 2018. Diperkirakan 2018 ada 5000 unit rumah lagi yang akan dikerjakan,” tandasnya.

loading...