Beranda DAERAH Melaunching Aplikasi Siputri, Ini Harapan Sekda Maluku

Melaunching Aplikasi Siputri, Ini Harapan Sekda Maluku

188
BERBAGI

AMBON,Kabardaerah.com – Biro Pemerintahan Sekda Maluku melaunching sistim pusat informasi data (Siputri) pemerintah provinsi Maluku. Yang bertujuan memberikan kemudahan kepada pemerintah daerah termasuk stakchoder lainnya dalam merumuskan kebijakan termasuk untuknmeningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang informasi dan pemerintahan, serta menigkatkan akuntabilitas dan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Acara yang berlangsung dilantai enam, kantor Gubernur Maluku, senin (27/11), dan dibuka oleh Seketaris Daerah Maluku ini dihadiri Kepala Inspektorat Maluku Semy Risambessy, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Maluku Femy Sahetapy.

Hamin Bin Tahir dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada biro pemerintahan terkait dengan pembuatan proyek perubahan ini.

“Aplikasi seperti ini akan banyak berguna bagi kita semua dalam proses membuat sebuah kebijakan strategis dan ini langkah cerdas dalam bekerja,”ujarnya.

Dirinya mengiginkan kedepan organisasi pemerintah daerah lainnya juga segera bergerak dan berinovasi mempersiapkan model aplikasi sesuai dengan bidang yang diemban.

“Saya informasikan bahwa kemarin dari PU ada program terkait pengawasan pembangunan melalui monitoring evaluasi, yang terintegrasi melalui aplikasi komputer,”pungkasnya.

Menurutnya, dengan berkembangnya berbagai program pengembangan di wilayah seribu pulau ini, tentu sangat dibutuhkan sistim seperti ini. Sehingga dapat menyajikan berbagai informasi terhadap pengawasan secara baik untuk direalisasikan baik dari segi fisik maupun keuangan yang betul-betul selaras.

“Bila kita pergi ke pemerintah daerah lainnya sudah sangat bagus, seperti pemda bandung sudah mulai maju, surabaya dan makassar sudah menciptakan banyak sekali aplikasi yang mendorong percepatan pelayanan publik,”tuturnya.

Untuk itu, dirinya berharap di tahun 2018 masing-masing SKPD dapat menciptalan aplikasi lainnya.

Dirinya mengingatkan beberapa hal terkait pembuatan aplikasi, yakni setiap aplikasi yang dihasilkan harus bersifat terintegrasi, saling berkoneksi dan saling berbagi informasi, mesti ada OPD yang mengkoordinasi aplikasi yang telah dan dihasilkan kedepan agar benar-benar efektif. Serta aplikasi yang dihasilkan harus jelas peruntukannya.

“Siapa saja penggunanya, atau mesti ada klasifikasi mana yang layak dikosumsi masyarakat dan mana yang terbatas bagi aparatur penyelenggara negara,”tuturnya.

Yang lebih penting dari semua itu, kata sekda adalah Otka yang merupakan hasil dan tindak lanjut dari kehadiran semua aplikasi.

Untuk itu sebagai pusat informasi dan data penyelenggara pemda, aplikasi siputri mesti mengakomodir seluruh informasi dan data strategis dari semua OPD dalam ingkup pemda maupun kabupaten dan kota.

“Saya butuh data yang utuh bukan sepenggal-penggal. Untuk itu informasinya haruss terus diperbaharui dan terupadate sehingga pemda memiliki data yang valid dan aktual,”pintanya.

Dirinya berharap proyek inovasi ini bukan berakhir pada berakhirnya pendidikan di diklat saja, namun harus terus berkelanjutan. Dan tentu akan terus dievaluasi,”tandasnya.

loading...