Beranda DAERAH Mahasiswa UMSB Bukittinggi Kutuk Pembubaran Aksi Mahasiswa di Jakarta

Mahasiswa UMSB Bukittinggi Kutuk Pembubaran Aksi Mahasiswa di Jakarta

79
BERBAGI

Sumbar.Kabardaerah.com – Bertepatan dengan peringatan hari sumpah pemuda, puluhan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) di Bukittinggi menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tugu Bung Hatta, Sabtu (28/10).

Mereka berorasi mengutuk tindakan kekerasan polisi dan TNI terkait pembubaran aksi mahasiswa di Jakarta, Medan dan daerah lainnya.

Mahasiswa hanya menyampaikan aspirasi masyarakat dan menyuarakan kaum tertindas. Namun pembubaran dengan kekerasan oleh aparat merupakan tindakan militerisme dalam membela otoritarian negara,” ujar Koordinator Lapangan Aksi, Mursyid Marjalis.

Selain itu, lanjut dia, mahasiswa Bukittinggi juga menentang keras lahirnya UU Ormas sebagai bentuk otoritarian negara dalam ruang demokrasi.

Ketiga, mahasiswa meminta pemerintah menghapuskan konsep kapitalisme dan menggantinya dengan konsep ekonomi Hatta yang sosialis

“Hukum kian semrawut, ekonomi lumpuh akibat kapitalisme. Orasi kami hari ini sebagai sikap tanggap untuk kawan-kawan yang ada di pusat. Kami mengutuk penahanan terhadap rekan kami dari Presma ITB dan UNS yang dilakukan aparat. Dengan semangat sumpah pemuda kami ingin membuktikan bahwa mahasiswa masih tanggap dan peduli dengan kesenjangan negeri ini. Kami tidak ingin dicap hanya sekelompok mahasiswa yang sekedar menuntut ilmu di kampus,” tegasnya.

Orasi yang dilakukan mahasiswa Fakultas Hukum dan FMIPA UMSB ini berkisar 30 orang. Tidak terlihat adanya pengawalan dari kepolisian dalam aksi damai yang dimulai dari gedung parkir di depan kantor DPRD Bukittinggi itu.

Selain berorasi, mahasiswa juga membacakan deklarasi sumpah pemuda. Mereka juga membacakan pernyataan sikap terhadap kondisi bangsa diiringi pernyataan sumpah mahasiswa.

M Nur Idris, anggota DPRD Bukittinggi akhirnya menemui massa dan turut berorasi. Alumni Fakultas Hukum UMSB tahun 1990 ini mengapresiasi kekompakan para juniornya itu.

“Saya bangga dengan kekompakan mahasiswa Bukittinggi hari ini. Saya berharap dari mahasiswa hari ini akan lahir tokoh pemuda yang menghargai jasa pencetus sumpah pemuda. Selaku wakil rakyat saya akan terus meminta fikiran, saran dan kritikan untuk penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.

(Halosumbar)