Beranda DAERAH Kaltim Juara Umum Kejurnas Gulat Test Event Road To Asian Games 2017

Kaltim Juara Umum Kejurnas Gulat Test Event Road To Asian Games 2017

79
BERBAGI
DKI.Kabardaerah.com– Tim gulat dari Kalimantan Timur kembali menjadi juara umum pada Kejuaraan Nasional Gulat yang berlangsung dari 22 Oktober sampai 27 Oktober di GOR Ciracas Jakarta Timur.
Kalimantan Timur berhasil meraih 6 medali emas, 2 medali perak dan 7 medali perunggu berhasil mengembalikan supremasi mereka sebagai “lumbungnya” juara gulat.
Supremasi ini sempat hilang karena di Pon Jawa Barat juara umum dan peraih medali emas terbanyak diraih oleh tuan rumah yaitu Jawa Barat.
Peringkat kedua Kejurnas gulat diduduki oleh kontingen Jawa Timur yang berhasil meraih 4 medali emas disusul Kalimantan Selatan yang berhasil mengumpulkan 3 medali emas.
Jawa Barat sendiri sebagai juara umum PON Jabar hanya berhasil meraih 2 medali emas dan menempati peringkat ke 4. Sedangkan, Banten, Jambi dan tuan rumah DKI Jakarta masing masing berhasil meraih 1 medali emas dan menempati peringkat 5,6 dan 7.Untuk Tim DKI sendiri sebagai tuan rumah, medali emas diraih oleh pegulat Andhika Sulaiman yang bermain di kelas 75 gaya Grego Roman. Andhika bermain sangat luar biasa dan berhasil mengalahkan pegulat Kaltim yaitu Kusno yang notabene adalah juara Pon 2016 di Bandung, Jawa Barat.

Oleh Chief de Mission tim Gulat DKI Jakarta, Heru Puji Hartono, keberhasilan Andhika Sulaiman meraih medali emas ini disambut dengan rasa senang dan haru yang luar biasa dan berharap bahwa ini merupakan tanda tanda kebangkitan gulat DKI Jakarta menuju Pon 2020 di Papua.

Kejurnas Gulat yang sekaligus juga menjadi Test Event untuk persiapan Asian Games 2018 diikuti oleh 21 Pengprov PGSI dan juga diikuti oleh Pegulat dari negeri Gajah Putih Thailand. Pegulat Thailand memang sengaja diundang mengingat Kejurnas kali ini sekaligus juga sebagai test event Asian Games 2018 sehingga perlu mengundang beberapa pegulat internasional untuk berlaga di event ini.

Juga beberapa wasit internasional dari Iran,Thailand, juga diundang untuk mendampingi wasit wasit lokal untuk memimpin pertandingan. Pengurus Pusat Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PP PGSI) yang menjadi penyelenggara dari Kejurnas dan test event untuk Asian Games mengatakan bahwa hasil dari Kejurnas ini akan menjadi patokan untuk pembentukan tim inti dari Timnas Gulat Indonesia menghadapi Asian Games 2018.

Sebagai tuan rumah, PP PGSI tidak ingin pegulat-pegulat Indonesia yang akan berlaga di Asian Games hanya menjadi penggembira saja namun harus bisa merebut medali. Suatu harapan yang sangat berat tentunya mengingat prestasi Gulat indonesia masih belum bisa berbicara banyak di pentas regional Asia.

Namun, dengan persiapan yang matang dan bagus tentunya apapun bisa terjadi di atas arena matras gulat di Asian Games nanti, Bravo Gulat Indonesia.

(Muhammad Rafal)