Beranda DAERAH Assagaff : Perkuat Pela Gandong Di Maluku

Assagaff : Perkuat Pela Gandong Di Maluku

176
BERBAGI

Ambon,KDMaluku.com – Gubernur Maluku non aktif, Said Assagaff, meminta agar seluruh masyarakat di Maluku lebih memperkuat Pela Gandong sebagai kekuatan untuk menjaga keutuhan, keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Maluku, serta menjadi ‘benteng’ pertahanan masyarakat Maluku dari aksi-aksi yang dilakukan oleh orang-orang tak bertanggyng jawab.

“Kita harus lebih perkuat Pela Gandong di karena ini adalah ‘benteng’ paling kuat untuk meredam terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan bersama,” ujar Asssagaff, kepada koran ini, kemarin, terkait aksi terorisme yang terjadi di Surabaya, Minggu 13 Mei 2018, yang menelan korban jiwa termasuk anak-anak yang tidak berdosa.

Pada kesempatan tersebut, Assagaff juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban insiden bom di Surabaya, serta mengutuk keras aksi terorisme tersebut.

“Bersama seluruh anak bangsa bahkan seluruh warga dunia ini, saya secara pribadi sangat sedih, kecewa sekaligus duka yang paling dalam untuk keluarga korban yang tewas dalam peristiwa bom di Surabaya sekaligus lima polisi yang telah menjadi korban tewas di Mako Brimob Depok akibat kekejian terorisme,” tandas Assagaff.

Dikatakan Assagaff, semua pasti sepakat bahwa peristiwa bom di Surabaya adalah bentuk terorisme dan perbuatan melakukan bom di Gereja pada saat umat dan jemaat Kristiani sedang melakukan ibadah misa dan kebaktian merupakan perbuatan pengecut, perbuatan terkutuk, perbuatan biadap dan perbuatan keji.

Assagaff mengaku mendukung sepenuhnya Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Menko Polhukam dan menteri terkait lainnya, Kapolri dan jajarannya, Panglima TNI dan jajarannya, jajaran BNPT (Badan Nasional Penanggulangan Terorisme), BIN dan jajarannya untuk mengejar para pelaku dan menghukum seberat-beratnya, sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Saya berharap pemerintah terutama seluruh aparat terkait, dapat dengan segera mengungkap pelaku-pelakunya dan selanjutnya dihukum maksimal dan jika perlu dijatuhi hukuman mati. Saya juga mendukung.